2 june 2012

sayang,
apa yang kau fikirkan ketika air mata ini keluar begitu saja, ketika kau juga tak merasa pernah menyakiti?
apa yang mengaum dikepalamu ketika aku memilih untuk diam daripada menjawab kalimat penuh tanya yang kau tumpahkan?
sayang,
benarkah ini cinta?
jika ya, mengapa air mata ini selalu tumpah sedangkan kata cinta selalu kau banjiri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s